Duolingo – Belajar Bahasa Asing Dengan Asyik dan Gratis

Duolingo 2

Melihat pengguna smartphone menggunakan earphone di tempat-tempat umum, mungkin merupakan sebuah pemandangan biasa. Tapi pernahkah anda melihat seorang pengguna smartphone yang menggunakan earphone, dan dia sesekali mengucapkan bahasa asing ke layar smartphone-nya? Bila anda melihat orang seperti itu, apalagi kalau anda melihat ia berkali-kali kembali membuka aplikasi yang berlogo seekor burung hantu berwarna hijau, maka bisa dipastikan kalau pengguna smartphone tersebut sedang belajar bahasa asing di smartphone-nya dengan aplikasi Duolingo.

Berawal dari sebuah aplikasi web, Duolingo pun mulai hijrah mengikuti perkembangan aplikasi lain yang semuanya dibuat dalam versi mobile. Pada tanggal 13 November 2012, Duolingo meluncurkan aplikasi mereka untuk platform iOS (Apple). Hal ini kemudian diikuti dengan peluncuran versi Android dari Duolingo pada tanggal 29 Mei 2013. Tahun berikutnya, giliran platform Windows Mobile yang menyambut kehadiran aplikasi mobile Duolingo. Dan sejak saat itu, Duolingo pun menjadi platform pembelajaran bahasa asing yang bisa diakses kapan saja, di mana saja, dan gratis alias tanpa biaya.

Apa Itu Duolingo?

Duolingo adalah sebuah platform pembelajaran bahasa asing yang diprakarsai oleh Luis Von Ahn, seorang profesor dari Carnegie Mellon University, yang berlokasi di Pittsburgh, Amerika Serikat. Proyek pembuatan Duolingo diilhami oleh rasa prihatin Ahn kepada masyarakat negara berkembang yang sering sulit berkomunikasi dengan masyarakat negara-negara maju, yang akhirnya membuat mereka menjadi semakin tertinggal. Karena itu, di tahun 2011, ia pun memulai proyek Duolingo bersama seorang muridnya yang bernama Severin Hacker.

Duo pendiri Duolingo : Luis von Ahn dan Severin Hacker

Duo pendiri Duolingo : Luis von Ahn dan Severin Hacker

Menurut Luis von Ahn, konsep pembelajaran Duolingo dibuat menyerupai sebuah pohon, di mana setiap murid harus memulai dari bagian akar, alias harus mempelajari struktur dan kosakata dasar terlebih dahulu. Bagi pengguna yang merasa sudah mempunyai kemampuan berbahasa asing, bisa mengikuti ‘Placement Test’ terlebih dahulu, untuk menyesuaikan kemampuan berbahasa pengguna dengan level pembelajaran di Duolingo.

Kemudian pengguna akan diberikan paket-paket tugas yang setiap paketnya sudah meliputi kemampuan grammar (struktur bahasa), vocabulary (kosakata), speaking (berbicara), writing (menulis), sekaligus listening (mendengarkan). Khusus untuk pengguna yang menggunakan aplikasi mobile untuk mengakses Duolingo, ada sistem HEART, di mana anda harus mengulang paket tugas dengan pertanyaan yang berbeda, jika anda salah menjawab tugas sebanyak 3 kali. Setiap kali pengguna berhasil menyelesaikan paket tugas, akan ada tambahan poin XP (experience), seperti yang biasa kita temui ketika bermain game. XP tersebut bisa dikumpulkan dan menentukan level pengguna.

Luis Von Ahn sadar kalau untuk mempelajari bahasa asing, seorang pengguna harus melakukannya secara rutin dan terus menerus. Oleh karena itu, di dalam Duolingo ada sistem STREAK, yang menghitung berapa jumlah hari di mana pengguna terus menerus mengakses Duolingo. Sehari saja seorang pengguna tidak menyelesaikan paket tugas di Duolingo, maka STREAK tersebut akan hangus dan kembali ke angka 0 (nol).

Selain itu, Ahn pun telah memikirkan ingatan manusia yang cenderung menurun seiring berjalannya waktu. Demi mengatasi masalah tersebut, Ahn pun menambahkan variabel STRENGTH untuk setiap tugas yang dikerjakan. ‘Strength’ tersebut akan menurun setelah sekian waktu, dan pengguna harus kembali mengerjakan tugas tersebut untuk memaksimalkan ‘Strength’. Duolingo juga menyediakan Daily Test, yang berisi rangkuman tugas-tugas dengan ‘Strength’ yang kurang maksimal.

Sistem pembelajaran Duolingo sengaja dibuat dinamis, mengikuti jawaban-jawaban yang diberikan pengguna di setiap tugas. Ketika seorang pengguna melakukan kesalahan ketika mengerjakan tugas, besar kemungkinan Duolingo akan kembali memberikan tugas serupa agar pengguna bisa belajar dari kesalahan sebelumnya.

Halaman Utama Duolingo

Halaman Utama Duolingo

Selain halaman ‘Home’ yang berisi daftar tugas-tugas yang bisa dikerjakan, Duolingo juga menyediakan halaman ‘Words’ yang berisi rangkuman kosakata yang telah dipelajari pengguna, ‘Activity’ yang berisi rangkuman aktivitas pengguna dari hari ke hari, ‘Discussion’ di mana pengguna bisa berdiskusi dengan pengguna lainnya, serta ‘Immersion’ yang berisi artikel-artikel berbahasa asing yang bisa coba diterjemahkan oleh para pengguna.

Bahasa Apa Saja yang Bisa Kita Pelajari di Duolingo?

Saat ini, baru 1 bahasa asing yang bisa dipelajari oleh pengguna berbahasa Indonesia di Duolingo, yaitu Bahasa Inggris. Namun jika anda sudah menguasai Bahasa Inggris, langsung saja mengunjungi halaman khusus pengguna berbahasa Inggris, di mana anda bisa mempelajari 10 Bahasa Asing lain, yaitu Bahasa Spanyol, Perancis, Jerman, Portugis, Italia, Belanda, Irlandia, Denmark, Swedia, Turki. Sebaliknya, selain untuk pengguna berbahasa Indonesia, Duolingo juga sudah menyiapkan kursus Bahasa Inggris untuk para pengguna yang berbahasa Spanyol, Perancis, Jerman, Portugis, Italia, Yunani, Belanda, Rusia, Polandia, Turki, Hungaria, Rumania, Jepang, India, Korea, Vietnam, dan Ceko.

Jumlah kursus bahasa asing ini terus ditingkatkan oleh Duolingo dengan program Language Incubator. Dalam program tersebut, Duolingo mengundang para pengguna bahasa asing untuk membantu Duolingo menyiapkan program-program kursus lainnya. Perkembangan dari seluruh program inkubasi tersebut bisa kita lihat di halaman web Duolingo.

Asyiknya ‘Memainkan’ Duolingo

Berbeda dengan program belajar bahasa asing lainnya, Duolingo berusaha menghadirkan kesan ‘bermain’ dalam aplikasinya. Ditemani seekor burung hantu berwarna hijau yang merupakan maskot Duolingo, para pengguna diajak untuk terus menambah XP dan menaikkan level mereka dalam berbahasa asing.

Selain XP, para pengguna juga bisa mengejar permata berwarna merah bernama Lingot. Lingot ini diberikan setiap pengguna berhasil menyelesaikan tugas (bersamaan dengan ketika pengguna mendapatkan XP), setiap berhasil naik level, setiap berhasil STREAK selama 10 hari berturut-turut, dan setiap kita meng-invite teman kita untuk bermain di Duolingo. Lingot tersebut bisa digunakan untuk membeli berbagai macam fitur khusus di STORE Duolingo.

Dengan kehadiran XP, Lingot, dan fitur-fitur lainnya, tanpa sadar pengguna Duolingo akan bisa menguasai bahasa asing tanpa harus merasakan kejenuhan dan kesulitan hadir di setiap sesi kursus bahasa asing. Apalagi, aplikasi Duolingo ini bisa diakses dengan gratis. Karena keunikannya ini, tak heran kalau Duolingo berhasil mendapatkan gelar sebagai iPhone App of The Year di tahun 2013, dan menjadi aplikasi edukasi pertama yang mendapat gelar tersebut. Di platform Android, Duolingo juga berhasil mendapat gelar sebagai aplikasi edukasi yang paling banyak didownload selama 2 tahun berturut-turut, di tahun 2013 dan 2014. Asyiknya bermain Duolingo sering sekali diungkapkan oleh para penggunanya baik di forum internal Duolingo atau di forum-forum umum seperti Reddit dan Kaskus.

Halaman Utama Duolingo di iPhone

Halaman Utama Duolingo di iPhone

 

Contoh tugas yang diberikan di Duolingo

Contoh tugas yang diberikan di Duolingo

Anda tertarik untuk mencoba aplikasi Duolingo ini? Langsung saja download aplikasinya pada link di bawah ini.

Duolingo untuk iOS

Duolingo untuk Android

Duolingo untuk Windows Phone

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

1 Response

  1. duolingo ini memang bagus sih… gratis dan menyenangkan UX nya hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>