Demo Africa 2014, Saatnya Benua Hitam Pamer Startup

Demo Africa 2014

Sudah sejak lama budaya membuat startup disebarkan lewat sebuah event khusus. Di event tersebut, semua pihak mulai dari pembuat (founder) startup, para pemilik modal, hingga jurnalis media teknologi berkumpul dan berbagi cerita tentang inovasi apa saja yang telah dan akan dibuat. Di event tersebut juga biasanya diadakan acara pitching, di mana para pembuat startup akan mempresentasikan rencana bisnis dan inovasi yang mereka buat di depan para pemilik modal. Besar harapan kalau para pemilik modal tersebut akan tertarik dan langsung memberikan dana segar. Lalu apa tugas para jurnalis media? Mereka berguna untuk menyebarkan segala cerita tentang startup di event tersebut ke seluruh dunia.

Dibuatnya event-event seperti itu terbukti bisa mempercepat proses pertumbuhan startup. Karena itulah muncul nama-nama event startup terkenal seperti TechCrunch Disrupt, Slush, dan lain-lain. Sayangnya, penyebaran event tersebut tampak tidak merata karena hanya terpusat di kota-kota pusat inovasi teknologi di Amerika Serikat dan Eropa. Di Asia sendiri baru ada TechInAsia yang rutin mengadakan acara semacam itu di Asia Timur dan Asia Tenggara. Bagaimana dengan belahan dunia yang lain, Afrika misalnya?

Jangan menganggap kalau tidak ada startup yang berkembang di Benua Hitam tersebut. Saya pernah menceritakan tentang startup bernama Foto, yang menjadi bukti keberadaan budaya startup di Afrika. Dan bukti lain tentang budaya startup di Afrika adalah adanya event seperti yang saya ceritakan di atas. Event tersebut telah diadakan sejak tahun 2012 dan diberi nama Demo Africa. Tahun ini, Demo Africa 2014 akan diadakan pada tanggal 22 sampai 26 September 2014 di Lagos, Nigeria.

Tahun lalu, sebanyak 600 startup yang berasal dari 24 negara di Afrika mengajukan diri untuk mengikuti event tersebut. Sayangnya, karena keterbatasan waktu, hanya 40 startup terbaik yang diperbolehkan mengikuti event pitching. Semua startup tersebut diharuskan untuk mempunyai sebuah produk yang sudah jadi, dan telah mendaftarkan diri mereka sebagai perusahaan resmi di negara tempat mereka berasal. Produk startup yang boleh dipresentasikan adalah produk baru yang belum pernah ditampilkan di tempat lain.

Beberapa startup yang berhasil mencuri perhatian di Demo Africa tahun lalu adalah GoMetro yang memberikan informasi transportasi, SleepOut yang memberikan layanan reservasi penginapan dan hotel, mPawa yang berusaha menjodohkan pengusaha dengan para pencari kerja, dan lain-lain.

Semoga event-event semacam ini juga semakin banyak dan semakin sering diaadakan, terutama di Indonesia.

Sumber Gambar : theprepaideconomy.com


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>