Cognitive Computing – Komputer Yang Dapat Mencium Bau Anda

Sejauh ini interaksi kita dengan komputer umumnya melalui dua indra; penglihatan (visual) dan pendengaran (audio). Interaksinya pun sudah bisa dua arah. Jika dahulu komputer hanya bisa mendisplay image (dan juga scan), saat ini komputer sudah mampu menerjemahkan image (contohnya aplikasi Google Googles). Jika dahulu komputer hanya bisa mengeluarkan suara (dan juga merekam), teknologi sekarang sudah memungkinkan komputer untuk menerima pesan/signal audio dan kemudian menerjemahkannya. Sebut saja Siri, Google Now dan S-Voice sebagai contohnya. Namun bagaimana dengan indra yang lain?

IBM baru saja merilis “prediksi” teknologi untuk 5 tahun ke depan. Dalam daftar The 5 in 5 -nya IBM menjelaskan 5 kemampuan yang akan umum dimiliki komputer dalam perkembangan teknologi 5 tahun dari sekarang (2017). Fokus prediksi The 5 in 5 terletak pada lima indra manusia; sentuhan, penciuman, pendengaran, penglihatan, dan pengecap (rasa). Apabila semua prediksi ini terwujud, komputer akan semakin memainkan peran yang besar dalam kehidupan manusia.

 

1. Sentuhan (touch)

Apabila Anda memiliki smartphone Android dan memiliki softkey untuk pilihan kembali (back), Anda dapat merasakan getaran ketika menekan tombol tersebut. Itulah konsep haptic feedback. Prediksi IBM, konsep tersebut nantinya dapat dikembangkan sehingga tidak hanya kita merasakan getaran, namun kita juga dapat merasakan tekstur yang spesifik dari layar smartphone. Hal ini dapat berguna ketika kita akan membeli pakaian secara online, atau memilih bahan kertas untuk mencetak undangan pernikahan misalnya.

 

2. Penciuman (smell)

Yes, komputer atau smartphone Anda dapat mencium bau Anda nantinya. Namun yang dipaparkan IBM lebih ke ranah medis.

“With every breath, you expel millions of different molecules. Some of these molecules are biomarkers, which can carry a plethora of data about your physical state at any given moment. By capturing the information they carry, technology can pick up clues about your health and provide valuable diagnostic information to your physician.”

Intinya, dalam setiap nafas yang kita hembuskan, tersimpan banyak data yang apabila diolah dengan baik dapat memberikan informasi mengenai kesehatan Anda. Apabila ini terwujud, akan ada aplikasi medis yang dapat memberikan informasi kesehatan Anda tanpa harus pergi ke dokter. Mungkin juga akan ada aplikasi yang mengingatkan Anda untuk mandi atau menggosok gigi jika Anda membutuhkannya :D

 

3. Pendengaran (hearing)

Bayi hanya bisa menyampaikan semua yang diinginkannya melalui tangisan. Lapar, ingin buang air, sakit, haus, terganggu, semua diekspresikan dengan menangis. IBM memprediksikan perkembangan teknologi komputasi dapat mengetahui apa arti dibalik tangisan bayi. Selain itu, teknologi tersebut juga bisa digunakan untuk memantau cuaca dan bertindak sebagai early warning system terhadap bencana alam dengan mengamati pola bunyi-bunyian yang ada di sekitar lingkungan.

Lebih lanjut teknologi tersebut akan dapat digunakan untuk mentranslasi suara-suara ultrasonik yang tidak dapat didengar manusia. Artinya bisa jadi nantinya akan ada aplikasi untuk memahami bahasa lumba-lumba, dan mungkin juga kelelawar (there you go Bruce!).

4. Penglihatan (sight)

“One of the challenges of getting computers to “see,” is that traditional programming can’t replicate something as complex as sight. But by taking a cognitive approach, and showing a computer thousands of examples of a particular scene, the computer can start to detect patterns that matter, whether it’s in a scanned photograph uploaded to the web, or some video footage taken with a camera phone.” 

Google Googles memang sudah dapat menerjemahkan banyak hal secara akurat, bahkan mentranslate bahasa asing hanya dengan mengarahkan kamera Anda ke tulisan tersebut. Namun sejauh mana otak komputer bisa “melihat” gambar-gambar yang kita inputkan? Ketika kita menginputkan ratusan gambar pantai (yang berbeda-beda), bagaimana komputer tahu bahwa ke semua gambar tersebut adalah gambar pemandangan pantai? Hal-hal seperti inilah yang diprediksi akan terjawab 5 tahun yang akan datang.

Manfaatnya cukup banyak. Di bidang medis, dokter dapat mendiagnosa penyakit dengan lebih cepat. Kasus yang diangkat pada video IBM adalah kanker kulit. Bisa juga digunakan untuk melakukan tindakan pertama pada saat bencana dengan mendeteksi foto-foto yang beredar di jejaring sosial.

5. Pengecap (taste)

Nutrisi pangan diprediksi akan menjadi hal yang semakin penting di masa yang akan datang. Diet yang sehat dan bernutrisi biasanya tidak memiliki rasa yang enak. Akan jauh lebih menyenangkan apabila ada aplikasi yang benar-benar mengerti tentang rasa yang kita suka, nutrisi yang kita butuhkan, dan menyajikan menu (sampai dengan komposisi makanan) yang sehat dan enak. Teknologi nantinya akan menjawab permasalahan ini dan memberikan dining experience yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga sehat secara kandungan nutrisi.

 

Agak sulit dipercaya memang apabila dalam 5 tahun kesemua hal diatas dapat terwujud. Namun melihat perkembangan komputasi sekarang, hal tersebut bukanlah suatu hal yang mustahil. Kini para pakar mencoba mengimplementasikan bagaimana otak manusia mempresentasikan hal-hal yang diterima oleh kelima panca indra, dan menerapkannya pada komputer (yang disebut cognitive computing).

Jadi, nantinya komputer dapat benar-benar melihat, mendengar, mencium, menyentuh dan mengecap…. Sepertinya skynet semakin dekat…

 

 

 

sumber: ibm via pcworld

kredit gambar: ibm

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>