[Cerita Kegiatan] CyberLabs – Pentingnya UI/UX dan CSS untuk Mengoptimalkan Desain Website

Rizky menjelaskan tentang UI/UX (sumber: procodecg.wordpress.com)




Kegiatan ProCodeCG pada Senin pekan pertama Agustus ini dihadiri oleh CyberLabs yang diwakili oleh Rizky yang berprofesi sebagai Graphic Designer dan Rian yang merupakan Atom Project Manager di CyberLabs. Kegiatan masih berlangsung di tempat yang sama yaitu di teras belakang BCCF  .

 

CyberLabs sendiri adalah perusahaan yang berkecimpung di dunia pembuatan aplikasi atau software untuk bisnis. Informasi lebih lanjut sepertinya bisa dilihat pada laman situs mereka di CyberLabs.

Presentasi diawali oleh Rizky yang menjelaskan tentang User Interface atau yang sering disingkat menjadi UI dan User Experience yang disingkat menjadi UX.

UI menurut pemaparan Rizky adalah segala sesuatu yang menjadi tampilan yang pertama kali dilihat oleh pengguna dari suatu layanan di dunia digital seperti misalnya tampilan dari sebuah situs ataupun tampilan dari sebuah aplikasi baik di komputer desktop/ laptop maupun aplikasi mobile.

 

UX adalah semua hal yang menyangkut sensasi yang dirasakan oleh para pengguna aplikasi ketika mereka berinteraksi dengan aplikasi tersebut. Seperti misalnya bagi sebagian orang warna merah yang menyala akan membuat mereka tidak nyaman sehingga perlu dihindari penggunaannya untuk tombol-tombol yang sering digunakan pada sebuah website atau aplikasi. Atau misalnya penggunaan warna-warna yang terang pada beberapa online store yang menjual makanan untuk lebih memancing nafsu makan orang-orang yang membuka website tersebut.

Desain UI dan UX yang baik menurut Rizky setidaknya haruslah informatif dan tidak perlu menambahkan elemen-elemen yang kurang substansial seperti misalnya pencantuman kalimat sapaan pada sebuah aplikasi layanan perbankan.

Dalam presentasinya Rizky mengutarakan bahkan bisa saja terjadi seorang klien berpindah bank semata dikarenakan ketidakpuasan atau kesulitan yang klien alami ketika menggunakan sebuah aplikasi. Di sini menjadi penting untuk desain sebuah aplikasi mengedepankan prinsip user-friendly.

Rizky juga menyebutkan pada aplikasi mobile, ada aplikasi yang langsung masuk ke halaman login begitu aplikasinya dipanggil dan cukup langsung memasukkan misalnya nomor PIN dari pengguna, namun ada juga yang memaksa pengguna untuk menerima tampilan yang kurang bermanfaat pada saat login seperti misalnya help dan lain-lain.

Pada bagian kedua, pembicaranya adalah Rian yang berbicara tentang Cascading Style Sheet yang biasa disingkat menjadi CSS.

Rian sedang menjelaskan tentang CSS (sumber: procodecg.wordpress.com)

CSS adalah bahasa pemrograman yang dimanfaatkan untuk memudahkan para programmer dalam mendesain tampilan sebuah situs. CSS saat ini sudah memasuki CSS 3, keluar tahun 2013, yang mempunyai fitur-fitur baru seperti misalnya border image, web font, gradient, dan lain-lain.

Salah satu keunggulan dari CSS adalah fleksibilitasnya yang membuat para programmer atau desainer bisa merancang sebuah situs sehingga dapat terlihat sama menariknya baik pada komputer desktop maupun pada sebuah handphone.

CSS juga memudahkan programmer karena CSS dapat dikatakan mengurangi panjang dari baris-baris kode yang dituliskan oleh programmer.

Rian menyampaikan bahwa sebelum kita merancang sebuah situs, ada baiknya kita mencari tahu seperti apa pasar yang akan menjadi target kita. Dia menunjukkan bahwa di Indonesia, setidaknya dalam setahun terakhir, Mozilla menjadi yang teratas dalam jumlah pengguna. Sementara untuk mobile browser, yang paling banyak adalah Opera.

Dia juga menyarankan bagi para programmer untuk mencoba sebuah software yang membantu programmer untuk mensimulasikan rancangan mereka apakah terlihat menarik jika dibuka dari bermacam-macam browser.

Setelah presentasi, seperti biasa berlangsung tanya jawab. Peserta yang kebanyakan berprofesi yang sama berusaha mencari tahu seperti apakah manajemen di CyberLabs, kendala-kendala yang CyberLabs hadapi, dan klien-klien yang mereka temui di lapangan.

Sebelum meetup diakhiri dengan foto bersama, Budi Rahardjo sebagai mentor dari ProCodeCG menyampaikan penutup yang pada intinya menekankan perlunya kerjasama dari berbagai bidang ilmu dalam hal ini perancangan sebuah website yang bukan hanya mengedepankan unsur keindahan seni saja tapi juga memberikan sesuatu yang bersifat informatif dan mudah dicerna oleh pengguna.

Foto bersama di akhir kegiatan (sumber: procodecg.wordpress.com)

Nah! Penasaran siapa yang akan menjadi pembicara Senin pekan depan yang akan membahas aplikasi Pleasurr? Yuk sama-sama datang ke BCCF.

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

3 Responses

  1. Asyik ceritanya. Ayo kita datang ke acara CodeMeetUp() berikutnya

  2. yak css penting buat desain atau template sebuah website biar keren.. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>