Cat Street View, Inovasi Unik Pemerintah Daerah Hiroshima untuk Menarik Wisatawan

Tampilan muka Cat Street View

 

Baru-baru ini di negeri Sakura tepatnya di prefektur Hiroshima yang terletak di Pulau Honshu yang juga merupakan pulau terbesar di Jepang muncul sebuah peta baru yang unik.

Peta unik yang merupakan bagian dari promosi pariwisata ini memberikan sebuah sudut pandang baru yang menarik terutama bagi para penggemar kucing di seluruh dunia.
Ya, benar! Jika selama ini kita selalu dimanjakan oleh sudut pandang mata burung dari ketinggian yang dihasilkan oleh kemampuan drone-drone canggih berseliweran di udara, maka peta pemandangan jalan ini justru lebih “membumi” sifatnya.
Peta ini mengambil pusat di sebuah distrik perbelanjaan di kota Onomichi, yang memang dikenal luas sebagai area yang populasi kucingnya sangat besar dan memiliki tempat-tempat seperti Neko no Hosomichi ( Gang Kucing ) dan sebuah museum yang sepenuhnya didedikasikan untuk maneki-neko, atau di Indonesia sering juga disebut sebagai boneka kucing pemanggil keberuntungan.

Salah satu pemandangan di distrik Onomichi

Peta yang untuk sementara baru tersedia di Jepang ini sangat bermanfaat membantu para pengunjung untuk melihat-lihat tempat yang menarik dengan bantuan meotags yang bisa diklik untuk mendapatkan informasi lebih mendetail.
Lebih daripada sekedar alat marketing belaka, Cat Street View juga merupakana contoh tentang bagaimana perkembangan di dunia teknologi membantu masyarakat untuk lebih memahami dunia dari para pemilik dan penggemar kucing yang jumlahnya tidak sedikit di dunia.
Salah satu hal menarik lainnya di Cat Street View ini adalah adanya database kucing-kucing yang tinggal di distrik tersebut. Pada meotags-meotags yang berwarna oranye, jika diklik akan menampilkan informasi tentang kucing yang menetap di rumah tersebut.

Salah satu rumah yang memiliki kucing sebagai anggota keluarganya

Profile kucing di salah satu rumah

Selain itu, sebagai pensuasanaan, Cat Street View juga dilengkapi dengan suara kucing pada beberapa bagian demi memperkuat kesan kita sedang memandang ke sekitar sebagai seekor kucing.
Sepertinya menarik juga jika peta ini dikembangkan lebih lanjut di negara-negara lain mengingat kucing bisa dikatakan hewan yang hadir di berbagai jenis alam.


Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>