Bos Facebook Datang ke Indonesia, Untuk Apa?

Zuckerberg Jokowi

Kemarin, tanggal 13 Oktober 2014, publik Indonesia dikejutkan oleh kedatangan sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg ke Jakarta. Tak hanya datang, bos jejaring sosial terbesar di dunia ini juga ikut ‘blusukan’ ke Pasar Tanah Abang bersama Presiden Terpilih negara ini untuk masa 5 tahun ke depan, Jokowi. Dalam waktu singkat, perhatian masyarakat Indonesia pun langsung tercurah kepada kedua sosok tersebut. Melihat hal itu, langsung muncul pertanyaan besar di kepala kita, dalam rangka apa bos Facebook datang ke Indonesia, dan mengapa sekarang?

Facebook di Mata Masyarakat Indonesia

Apa pendapat kalian ketika mendengar nama Facebook? Jejaring sosial yang merupakan pengganti Friendster? Mungkin hanya sejauh itulah nama Facebook dikenal di Indonesia. Berbeda dengan Google yang telah banyak mengembangkan bisnis di Indonesia, mulai dari membuat orang terkenal dengan Youtube, hingga merajai pasar smartphone di negeri ini dengan sistem operasi andalan mereka, Android. Bahkan, popularitas Facebook sebagai jejaring sosial di Indonesia, sudah mulai tersaingi oleh Twitter dan Path.

Facebook all Over the World

Sadar kalau mereka bisa kehilangan pasar yang potensial seperti Indonesia, mereka pun melakukan upaya-upaya perbaikan. Awalnya, mereka coba membuat kantor perwakilan di Indonesia. Setelah itu, mereka juga ikut ambil bagian dalam proses pemilihan presiden di Indonesia dengan aplikasi Facebook Suara Indonesia. Dan kedatangan Mark Zuckerberg untuk menemui Jokowi, pun diartikan sebagian orang sebagai salah satu cara yang ia lakukan untuk menaikkan popularitas Facebook yang bisa dibilang ‘kurang dianggap’ di Indonesia.

Ada Apa di Balik Kedatangan Mark Zuckerberg ke Indonesia?

Bertepatan dengan kedatangan Mark Zuckerberg ke Indonesia, Facebook bersama Ericsson dan XL Axiata (penyedia jasa telekomunikasi) merilis sebuah dokumen tentang perbaikan sistem jaringan telekomunikasi di Indonesia. Mereka membuatnya di dalam sebuah naungan yang bernama Internet.org. Perbaikan ini diyakini bisa meningkatkan kecepatan internet hingga 70%, dan membuat layanan Facebook bisa diakses dengan gratis. Sebagai negara keempat yang paling sering mengakses Facebook, Indonesia pun dijadikan tempat percobaan pertama untuk sistem baru ini. Jika berhasil, Facebook berencana untuk menerapkannya juga di negara-negara lain. Inilah alasan mengapa Mark Zuckerberg baru datang saat ini, bukan ketika Menkominfo kita ‘ribut’ soal pengadaan server Facebook di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Internet Org

Masalahnya, apa yang diberikan Facebook ini tentunya tidak akan gratis. Ada harga yang harus dibayarkan, entah berupa slot iklan atau akses eksklusif yang berguna untuk memudahkan perkembangan Facebook di Indonesia. Pertemuan dengan Jokowi diyakini bisa menimbulkan 3 efek sekaligus, meningkatnya kembali popularitas Facebook, memperkenalkan internet.org ke publik, dan kepastian perkembangan bisnis Facebook lewat naungan Internet.org ini.

Apa yang akan kita rasakan bila nanti Internet.org benar-benar akan diterapkan dengan dukungan pemerintah? Kita tunggu saja kelanjutannya.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>