Bersiaplah, BlackBerry Luncurkan Smartphone Android Akhir Tahun Ini

Blackberry Android Priv

8 tahun telah berlalu sejak hari di mana Mike Lazaridis, salah satu co-founder Research in Motion (sekarang dikenal dengan nama BlackBerry), terbengong-bengong di atas treadmillnya. Hari itu ia sedang berolahraga seperti biasa, namun ia langsung menghentikan aktivitasnya begitu melihat berita di televisi yang ada di hadapannya. Saat itu, tengah disiarkan berita peluncuran sebuah alat komunikasi yang merubah peta persaingan saat itu. Saat itu adalah hari peluncuran sebuah smartphone yang bernama iPhone.

Ketika BlackBerry Harus Menyerah Pada iOS dan Android

Mengapa saat itu Mike Lazaridis harus terkejut? Karena ia tak menyangka kalau smartphone seperti iPhone, yang begitu boros dalam mengirim dan menerima data, bisa diloloskan penjualannya oleh pihak pemerintah. Sebagai informasi, saat itu tengah berlaku peraturan yang membatasi lalu lintas data yang dikirim dan diterima lewat jarinag telekomunikasi publik. Itulah mengapa BlackBerry merancang device mereka untuk melakukan kompresi terhadap setiap data yang akan dikirimkan. Pernah mendapat kiriman foto lewat BlackBerry Messenger (BBM) dan hasilnya blur dan mengecewakan? Itu adalah salah satu hasil sistem kompresi yang dibuat oleh BlackBerry.

BlackBerry Priv

Ketika iPhone hadir tanpa sistem kompresi, dan keamanan data yang tidak terlalu diperhatikan, di situlah BlackBerry mulai merasa terancam. Namun mereka masih berusaha tenang, sambil menunggu pemerintah mengharamkan penjualan iPhone karena pelanggaran yang mereka lakukan terhadap batas lalu lintas data. Sayangnya, sampai detik ini, pelarangan tersebut tak kunjung tiba. Bahkan, kemudian muncul sistem operasi Android yang cara kerjanya sama dengan iOS (sistem operasi di dalam iPhone). Sistem operasi ini mendapat dukungan penuh dari perusahaan teknologi terbesar, Google. iPhone dan Android pun menjadi penguasa baru pasar smartphone dunia, meninggalkan BlackBerry yang terlambat bereaksi dan akhirnya kian tertinggal.

Singkat cerita, kini BlackBerry seperti tengah bertahan di bawah bayang-bayang iPhone dan Android, dan tengah berada dalam sebuah perjuangan untuk tetap hidup. Berbagai cara mereka lakukan, yang dimulai dengan ‘berbagi’ BlackBerry Messenger (BBM) kepada para pengguna iPhone dan Android. BBM adalah aplikasi chat populer yang semula hanya eksklusif untuk para pengguna BlackBerry saja, namun kini kita bisa menggunakan BBM dengan sistem operasi apa pun. Kemudian BlackBerry juga mencoba untuk memperkenalkan sistem operasi terbaru bernama BB10, yang cukup mengangkat nama BlackBerry, namun tidak sampai membuat mereka mengalahkan iPhone dan Android. Dan kini, BlackBerry pun melakukan terobosan yang cukup sensasional.

BlackBerry Memilih Berdamai Dengan Android

“Saya pastikan hari ini, kalau smartphone dengan desain slider yang kami sempat sampaikan di awal tahun ini, merupakan smartphone (berbasis) Android yang bernama PRIV by BlackBerry,” begitu ujar John Chen, CEO BlackBerry saat ini, dalam sebuah pernyataan resmi. Entah apa alasan di balik pembuatan smartphone ini, namun John Chen hanya mengatakan kalau ia ingin memberikan kenyamanan dengan keyboard fisik berdesain QWERTY, keamanan data yang terjamin, dan pengalaman tersebut akan didukung oleh sifat Android yang sangat terbuka. Menurutnya, Priv akan menjadi solusi bagi pengguna yang menginginkan keyboard fisik, namun tetap membutuhkan aplikasi yang banyak.

Inikah Bentuk BlackBerry Priv?

Inikah Bentuk BlackBerry Priv?

Seperti sadar kalau hal ini akan mengundang kontroversi, John Chen langsung menegaskan kalau ini adalah salah satu strategi mereka untuk menyentuh sebanyak mungkin pengguna smartphone. Bagi pengguna yang masih setia menggunakan device BlackBerry dengan sistem operasi BB10, John Chen pun menjanjikan ‘bonus’ berupa update untuk sistem operasi tersebut di tahun depan. “BlackBerry adalah sebuah perusahaan baru. Kami mempunyai kehidupan baru. Dan kami berencana untuk mengejutkan para konsumen dan pasar smartphone dunia. Ini hanyalah sebuah langkah terbaru kami untuk mewujudkan keinginan tersebut,” ujar John Chen mengakhiri pernyataan resminya tentang Priv.

Pernyataan resmi tersebut sebenarnya diberikan seiring dengan pengumuman laporan keuangan BlackBerry yang terus memburuk. Karena itu, pengumuman Priv ini seperti sebuah cara untuk mengangkat kembali nama BlackBerry, minimal agar mereka tidak terus merugi. Rencananya Priv sudah akan diluncurkan sebelum akhir tahun 2015. Apakah smartphone Android pertama yang dibuat oleh BlackBerry ini akan sukses? Kita lihat saja nanti di hari peluncurannya.

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>