Bagaimana Cara Membuat Startup Yang baik?

Startup Idea

Bagaimana cara membuat startup yang baik? Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa sangat beragam, tergantung siapa yang menjawabnya. Ada yang menggambarkan membangun startup itu bagaikan kerja keras siang malam tanpa henti, bahkan sampai tidak tidur selama berhari-hari. Namun ada juga yang mengatakan kalau membuat startup itu hanya soal keberuntungan, karena tidak ada yang benar-benar tahu apa yang disukai masyarakat.

Dave Morin, CEO dan Co-Founder Path, pernah diberi pertanyaan seperti itu, dan ia pun menjawabnya dengan sebuah filosofi desain dari Jepang, tentang konsep Super Normal. Membuat sesuatu yang benar-benar baru memang terlihat hebat, tapi tak semuanya berakhir dengan baik. Ada baiknya kita mulai membuat hal yang Normal, biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tapi kita tambahkan sebuah nilai tambah yang membuatnya menjadi Super Normal.

Dave Morin memberikan contoh sebuah hal yang sangat dekat dengan kita, ember. Yup, ember yang biasa kita gunakan untuk memindahkan air. Pernahkan kita berpikir kalau ember yang kita gunakan saat ini telah mengalami proses evolusi yang cukup bermanfaat? Bahan yang digunakan untuk membuat ember kini mempunyai ketahanan yang lebih kuat, bahan ember kini ditambahkan garis-garis yang menonjol supaya bisa digenggam lebih erat, dan sebuah besi melingkar dipasangkan di atas ember hingga kita bisa mengangkatnya dengan satu tangan. Dengan semua perubahan itu, ember tidak kehilangan fungsinya sebagai alat bantu membawa air, tapi ia mendapat nilai tambah yang membuatnya lebih disukai oleh pengguna.

Lalu, dengan kondisi ember yang telah ada sekarang, bukankah sudah tidak ada lagi yang bisa kita perbaiki? Anda salah. Masih banyak yang bisa kita lakukan untuk memberi nilai tambah pada sebuah ember. Kita bisa mengganti bahan untuk membuat ember dengan yang lebih ringan tapi tetap kuat, atau melapisi pegangan besi di atas ember agar pengguna bisa mengangkatnya dengan lebih nyaman, atau melapisi ember dengan bahan yang tahan panas atau dingin sehingga pengguna tidak perlu khawatir membawa air yang sangat panas atau yang sangat dingin dengannya. Atau anda bisa juga membuat cekungan di pinggir ember agar kita bisa menumpahkan air dengan tepat sehingga tidak ada air yang terbuang. Dan dengan perubahan-perubahan itu, anda bisa mendapatkan ember yang lebih berharga, lebih berguna, dan lebih nyaman digunakan, tapi tetap mempunyai fungsi layaknya sebuah ember normal.

Lalu bagaimana menerapkannya dalam dunia startup digital? Mungkin anda perlu merenungi perbandingan berikut

Friendster membantu kita berteman.
Myspace membantu kita berteman … dengan band favorit kita.
Facebook membantu kita berteman … dengan teman kuliah kita, dan kemudian dunia.
LinkedIn membantu kita berteman … dengan jaringan profesional kita.
NextDoor membantu kita berteman … dengan tetangga-tetangga kita.

Mari kita coba lagi dengan contoh yang lain.

Blogger adalah media blogging.
Tumblr adalah media blogging … dengan 5 tipe postingan yang berbeda.
Twitter adalah media blogging … dengan 140 karakter.
Yammer adalah media blogging … dengan rekan kerja anda.
Medium adalah media blogging … dengan tampilan yang lebih elegan.

Masih kurang? Mari kita coba contoh lain.

Instagram adalah berbagi foto … dengan filter-filter yang cantik.
Path adalah berbagi foto … dengan 150 orang teman.
Snapchat adalah berbagi foto … di mana foto tersebut akan hilang setelah 10 detik.

Sisanya silahkan anda tambahkan sendiri. Dan lanjutkan dengan membuat startup anda sendiri.

Sumber Gambar : thenextweb.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>