Asus Padfone Telah Hadir Disini

Zaman sekarang, pemilik smartphone sekaligus tablet PC semakin banyak. Permasalahan yang umum timbul adalah langganan paket data. Apabila kita “memelihara” smartphone dan tablet PC dengan konektivitas data, maka tiap bulannya kita akan mengeluarkan biaya dua kali lipat untuk berlangganan paket data tersebut. Asus menjawab masalah tersebut dengan Padfone-nya yang dirilis di awal tahun ini.

Yang istimewa dari Padfone adalah integrasi antara smartphone dan tablet PC yang dinamis. Semua berada di smartphone; prosesor, memory, dan lain-lain. Tablet berfungsi sebagai display tambahan dengan menempelkan smartphone ke dalam tablet seperti gambar berikut:

Jadi hanya akan ada satu sim card, dan satu paket data, namun dengan benefit smartphone beserta tablet PC.

Soal spek Asus juga tidak main-main. Dengan layar 4.3 inci qHD 960×540, Super AMOLED, Qualcomm Snapdragon S4 8260A Dual-Core 1.5 GHz, RAM 1 GB, serta baterai 1520 mAh, Padfone terlihat cukup mumpuni menjalankan tugas-tugas bisnis serta memainkan game-game yang cukup berat.

Gadget yang dimotori dengan platform Ice Cream Sandwich ini sebenarnya sudah mendapatkan versi baru yaitu Padfone 2 dengan spesifikasi yang lebih baik. Namun untuk pasar Indonesia, Padfone generasi pertama baru mulai dipasarkan akhir bulan ini.

Adalah Lazada.co.id yang menjadi penjual gadget ini di online shopnya. Varian 16GB Padfone dijual disana dengan harga Rp. 7.299.000. Sekilas terlihat cukup mahal memang, namun mengingat dengan harga tersebut kita mendapatkan sebuah smartphone dan tablet PC dengan spesifikasi yang cukup handal, sepertinya harga tersebut masih masuk akal.

 

Ada beberapa hal “menggoda” yang ditawarkan Padfone selain perpindahan antara smartphone dan tablet yang dinamis. Yang pertama adalah baterai. Handsetnya sendiri memiliki baterai sebesar 1520 mAh, sedangkan tabletnya memiliki baterai 6600 mAh. Tidak hanya berhenti disitu, apabila kita memasukkan handset ke dalam tablet, kita bisa melakukan pengisian terhadap baterai handset. Lebih lanjut, Asus menyediakan opsi docking keyboard yang juga didalamnya diselipkan baterai tambahan. Asus mengklaim dengan tambahan docking tersebut, umur gadget dapat bertahan hingga 102 jam sekali jalan.

Hal “menggoda” berikutnya adalah Stylus Headset yang menjadi opsi dalam pembelian gadget ini. Dengan Stylus Headset tersebut, disamping kita bisa melakukan navigasi dan menulis layaknya fitur pada Samsung Galaxy Note, Stylus ini dapat digunakan untuk melakukan dan menerima panggilan layaknya bluetooth headset lain. Ilustrasi fitur ini dapat dilihat di video berikut, menit 1:40.

 

Bagaimana? Tertarik memilikinya?

 

 

kredit gambar: Asus.com

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>