ArcaBoard, ‘Hoverboard’ yang Sebenarnya?

Menjelang berakhirnya era 80-an, umat manusia diajak bermimpi untuk bisa terbang di angkasa dengan menggunakan perangkat bernama hoverboard.

 

Ide tentang hoverboard ini pertama kali muncul pada film sains fiksi berjudul Masters of Universe (1987) di mana digambarkan sekelompok tentara tengkorak terbang menggunakan hoverboard. Namun yang mempopulerkannya adalah film Back to the Future Part II (1989). Pada film tersebut, ditunjukkan adegan saat pemeran utama, Marty McFly yang diperankan oleh Michael J. Fox menaiki hoverboard untuk meloloskan diri dari kejaran anggota kelompok preman Griffs di tahun 2015 versi film.

 

Sejak saat itu manusia berlomba-lomba mewujudkan mimpi melayang di udara dengan beralaskan papan.

 

Inovasi terbaru yang muncul di dunia berasal dari ARCA ,sebuah perusahaan yang menggeluti dunia penerbangan antariksa. Perusahaan yang berkantor di New Mexico ini pada 23 Desember kemarin meluncurkan video promosi ArcaBoard mereka.

 

Produk ini yang diklaim sebagai hoverboard sebenarnya ini memilih untuk menggunakan nama ArcaBoard demi menghindarkan kesalahpahaman dengan perangkat beroda yang sering disebuat sebagai hoverboard. Di film Back to the Future, hoverboard memang tidak menggunakan roda sama sekali. Lema hoverboard menurut Dumitru Popescu, CEO dari ARCA, telah kehilangan maknanya sama sekali.

 

Arca merupakan sebuah badan non pemerintahan dari Rumania yang pernah mengerjakan proyek pembuatan roket dan balon di area stratosfer untuk pemerintah Rumania dan badan antariksa Eropa (ESA). Selain itu, mereka juga berpartisipasi dalam kompetisi Lunar X Prize di mana Arca mengeluarkan sebuah drone yang cukup canggih.

 

Spesifikasi ArcaBoard (gizmag.com)

ArcaBoard yang dibuat oleh Arca menggunakan 36 buah kipas bertenaga listrik yang berputar sebanyak 45.000 kali setiap menit dan mampu menghasilkan daya hingga 272 tenaga kuda. Baterai yang menjadi penyuplai energi listrik tersebut sanggup bertahan selama enam menit maksimum untuk ‘pengendara’ yang tergolong ringan. Material baterainya menggunakan litium ion yang memiliki campuran serupa dengan kendaraan-kendaraan suborbital lainnya sehingga tidak akan terbakar dan meledak.

 

Dengan kecepatan maksimum adalah 20 kilometer perjam, alat ini memang belum bisa dimanfaatkan untuk bepergian. Untuk perjalanan selama 6 menit katakanlah, jarak tempuh maksimum hanya akan berkisar di 2 kilometer saja.

 

Berdasarkan artikel yang dilansir oleh Gizmag, ArcaBoard dapat dikendalikan menggunakan tubuh pengendara ataupun menggunakan aplikasi Android / iOS yang terhubung melalui Bluetooth.

 

ArcaBoard membutuhkan waktu enam jam untuk mengisi penuh dayanya sebelum dapat digunakan kembali. Namun jika Anda ingin mengisi daya dalam waktu kurang lebih 35 menit saja, sediakan uang $4.500 (62,2 juta rupiah)  untuk membeli ArcaDock.

 

Bagaimana dengan harga ArcaBoard sendiri?

 

Untuk menikmatinya, Anda punya waktu empat bulan untuk mempersiapkan tabungan sebesar $20.000 (276 juta rupiah). ArcaBoard rencananya akan mulai dipasarkan pada bulan April 2016.

 

Nawir

Seorang pembaca buku, pecinta alam semesta, penyuka filsafat, penonton film.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>