Apple, AT&T, dan Youtube Menyiapkan Pembelian Besar

Twitch

Minggu ini, dunia dibuat panas dengan berita seputar akuisisi (pembelian) yang akan dilakukan oleh 3 perusahaan teknologi besar. Hampir setiap hari, headline seluruh media teknologi dunia memberitakan tentang proses akuisisi ini. Yang semakin membuat seru, selain prosesnya yang cenderung bertele-tele, adalah nilai ketiga akuisisi tersebut yang masing-masing melebihi 1 Milyar Dollar.

Apple – Beats (3.2 Milyar Dollar)

Yang pertama adalah berita kalau Apple akan membeli sebuah perusahaan produsen headphone dan penyedia layanan streaming musik, Beats Electronic. Beats adalah sebuah perusahaan yang dibuat oleh musisi, Dr. Dre, bersama Jimmy Iovine. Di awal kemunculannya, perusahaan tersebut hanya fokus pada penjualan perangkat headphone kelas atas. Pada bulan Agustus 2011, mayoritas saham Beats pernah dibeli oleh HTC seharga 300 Juta Dollar. Namun HTC kemudian menjualnya di tahun 2012 dan 2013.

Selama berada di bawah HTC, Beats membeli layanan streaming musik bernama Mog dan meluncurkannya kembali dengan nama Beats Music. Layanan inilah yang sepertinya begitu diminati oleh Apple, sampai-sampai mereka telah menyiapkan 3.2 Milyar Dollar sebagai mahar untuk meminang Beats. Selain Beats, sebenarnya ada juga Spotify, yang juga menguasai pasar streaming dunia, tapi sayangnya harga mereka diperkirakan jauh lebih mahal, bisa mencapai 8 Milyar Dollar.

AT&TDirecTV (48.5 Milyar Dollar)

AT&T adalah perusahaan besar penyedia layanan seluler, sedangkan DirecTV adalah perusahaan besar penyedia layanan TV satelit. Dan kini, keduanya telah bersatu untuk membuat layanan TV seluler. Untuk merealisasikan ide menarik ini, AT&T harus merogoh kocek dalam-dalam dan mengeluarkan uang sebesar 48.5 Milyar Dollar.

Youtube – Twitch (1 Milyar Dollar)

Twitch adalah sebuah layanan streaming video, tak jauh berbeda dengan Youtube. Bedanya, Twitch lebih sering digunakan oleh para gamer, untuk merekam aksi mereka ketika bermain game, agar bisa dilihat oleh gamer-gamer lain di seluruh dunia. Terlihat sederhana bukan? Tapi layanan ini bisa menguasai 1.35% bandwith data yang wara-wiri di jaringan internet Amerika Serikat. Angka ini bahkan melebihi persentase HBO Go yang hanga 1.24% dan pada saat-saat tertentu akses ke layanan Twitch bahkan bisa melebihi akses ke Facebook dan Amazon.

Bermodal pengguna yang banyak dan aktif menggunakan layanan tersebut, Twitch pun langsung banjir peminat. Selain Google, Microsoft juga diam-diam menginginkan layanan ini. Sayang, Twitch sepertinya lebih memilih bergabung dengan Google yang telah mempunyai layanan Youtube. Hal ini dirasa lebih bermanfaat untuk membuat Twitch lebih besar dari sekarang. Twitch punya potensi yang baik, dan harga 1 Milyar Dollar sepertinya tak akan ditahan Google untuk membeli layanan ini.

Sumber Gambar : dualshockers.com


adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>