Apakah Ini Akhir Riwayat Instagram ?

Bila kita berbicara tentang betapa terkenalnya Instagram saat ini, tak akan ada yang akan membantahnya. Namun apa sebenarnya yang membuat Instagram menjadi begitu ‘wow’? Ego yang ada di kebanyakan pengguna Internet, untuk membuat foto yang bagus dan menjadi terkenal, menjadi salah satu alasan.

Instagram hadir di saat yang tepat, di mana perkembangan sosial media telah mencapai puncaknya dan para pengguna saling berlomba untuk menjadi terkenal lewat sosial media. Ia juga hadir di platform yang tepat, iOS dan Android, dengan menawarkan fasilitas yang gratis dan luar biasa sederhana. Instagram menawarkan cara merubah gambar menjadi super keren dengan cara yang super mudah.

Hal ini bahkan mengundang decak kagum dari founder Twitter, Jack Dorsey. Jack memhami betul potensi Instagram. Ia bahkan sering menggunakan Instagram dan berinteraksi di dalamnya hingga memiliki 200.000 follower. Puncaknya, ia pun menawarkan uang sebesar 7 Juta Dollar untuk membeli Instagram.

Percaya atau tidak, Jack Dorsey sekarang telah berhenti memakai Instagram, ada yang tahu kenapa? Gambar terakhir yang dikirim oleh Jack adalah gambar mencekam yang diambil di sebuah bus yang kosong. Hal ini seperti menyiratkan perasaan hati yang sedang dialaminya. Perasaannya saat itu bagaikan perasaan seorang pendukung Juventus ketika mendengar kabar kalau Alessandro Del Piero akan pergi, atau perasaan seorang Sahabat Peterpan ketika mengetahui Ariel harus vakum dari dunia musik. Itulah perasaan Jack Dorsey ketika mendengar kabar kalau Instagram akhirnya dibeli Facebook seharga 1 Milyar Dollar.

Sejak saat itu, Twitter sebagai sebuah perusahaan seperti berusaha ‘move on’ dari Instagram. Mereka mematikan fitur ‘Find Friend’ dari Instagram di aplikasi mereka, dan puncaknya Twitter pun membuat fitur Photo Filter yang menyerupai Instagram. Pertanyaannya adalah kapan perang ini akan selesai dan siapa yang akan menang? Kita sebagai pengguna hanya bisa menonton dan menikmati efek dari perang sosial media tersebut.

Secara umum, posisi Instagram memang tidak cukup kuat. Kelebihan mereka hanya 2; Photo Filter dan komunitas pengguna, yang mana kedua-duanya kini telah ada di sosial media yang lain. Bahkan pihak yang membeli mereka, Facebook, pun kini telah ikut membuat Photo Filter. Sampai saat ini mereka masih tertolong dengan perkembangan teknologi kamera smartphone yang semakin baik, dan event-event tertentu seperti Badai Sandy dan Thanksgiving. Namun mereka harus tetap waspada. Masih ingat MySpace yang kini telah menjadi sejarah di jagad sosial media?

 

Sumber Gambar : associationsnow.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>