Apa Itu Airbnb?

Airbnb

Airbnb adalah sebuah layanan online di mana kita bisa menyewa sebuah tempat menginap, atau menyewakan rumah kita untuk tempat menginap bagi orang lain. Tempat yang disewakan bisa berbagai macam bentuk, mulai dari rumah biasa hingga kastil, mulai dari rumah pohon hingga sebuah tenda di pekarangan rumah. Konsep seperti ini sebenarnya pernah dijalankan oleh sebuah komunitas traveller, saat itu mereka menyebutnya Couchsurfing. Saat ini, di Airbnb sudah ada 550.000 tempat menginap yang tersebar di 34.000 kota.

Ide dibuatnya Airbnb berawal dari kesulitan kuangan yang dialami oleh Brian Chesky dan Joe Gebbia pada tahun 2007. Saat itu, mereka hampir-hampir tidak bisa membayar sewa tempat tinggal mereka. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat website, menawarkan tempat tinggal mereka untuk disewakan kepada orang lain. Dari situlah muncul ide untuk membuat Airbnb.

Setahun setelahnya, mereka pun mengajak sahabat mereka, Nathan Blecharczyk, untuk membantu mereka membuat aplikasi yang mereka sebut Air Bed and Breakfast. Setelah aplikasi tersebut selesai pada tahun 2009, barulah mereka merubah namanya menjadi Airbnb. Siapa sangka, saat ini Airbnb telah begitu terkenal dan mendapat pendanaan yang mencapai hampir 800 Juta Dollar. Bahkan dikatakan kalau Airbnb akan laku dijual seharga 10 Miliar Dollar!

Masa-Masa Awal yang Sulit

Airbnb memulai petualangannya di tahun 2008, bertepatan dengan Konvensi Nasional Partai Demokrat di Amerika Serikat yang berlangsung di San Fransisco, tempat asal Airbnb. Saat itu mereka masih bernama Air Bed and Breakfast. Demi mengumpulkan uang untuk menjalankan startup, mereka pun membeli sereal (yup, yang biasa kita makan saat sarapan) dan menjualnya kembali dengan kemasan yang bergambar foto para peserta konvensi. Sayangnya mereka gagal, dan akhirnya terpaksa menghabiskan sereal tersebut sendiri.

Tahun 2009, mereka mencoba cara yang lebih berkelas. Berhasil bertemu dengan pendiri Y Combinator, Paul Graham, Airbnb pun masuk ke ‘sekolah untuk para startup’ tersebut. Di sanalah mereka berhasil mendapatkan pendanaan yang mereka inginkan, sebesar 20.000 Dollar. Dan di Y Combinator jugalah mereka akhirnya merubah nama mereka menjadi Airbnb. Mereka pun berhenti memakan sereal yang tersisa dari Konvensi Partai Demokrat yang lalu.

Foto Bisa Berbicara Lebih Banyak

Airbnb mulai ramai dikunjungi, baik oleh para calon penyewa, maupun yang ingin menyewakan tempatnya. Sayangnya, banyak pengunjung yang tidak lantas melakukan proses penyewaan, kenapa? Saat itulah mereka menyadari kalau kualitas foto yang ditampilkan oleh pemilik tempat yang ingin disewakan seringkali sangatlah buruk. Mereka pun akhirnya membuka layanan fotografi, di mana penyewa tempat bisa memakai 20 orang fotografer yang disediakan Airbnb untuk mengambil foto yang bagus dari tempat tinggal mereka. Layanan ini terbukti sukses untuk meningkatkan jumlah penyewaan tempat via Airbnb.

Nasib Malang Bagi Airbnb

Sekitar tahun 2011, ketika Airbnb sudah banyak dikenal orang, masalah demi masalah mulai bermunculan. Seorang pemilik tempat yang disewakan lewat Airbnb mengaku dirampok dan tempat tinggalnya dirusak oleh penyewa tak dikenal. Sempat menolak untuk bertanggung jawab, namun akhirnya Airbnb memutuskan untuk memberikan ganti rugi sebesar 50.000 Dollar kepada si korban. Sayangnya, tidak hanya sekali peristiwa ini terjadi. Untuk mencegah hal serupa, mereka pun memanfaatkan komunitas pengguna mereka, untuk lebih selektif dalam memilih tamu.

Kompetitor yang Makin Menantang

Kini, Airbnb telah menjadi sebuah budaya. Berbagai macam startup serupa pun bermunculan, dan siap untuk menantang kejayaan Airbnb. Di Amerika Serikat, Airbnb mungkin akan tetap menjadi yang terdepan, namun di negara-negara lain, startup lokal di negara-negara tersebut siap mengambil alih posisi Airbnb. Dan Airbnb harus waspada akan hal itu.

Sumber Gambar : thesups.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>