Antara Facebook, Poke, dan SnapChat

Facebook lagi-lagi membuat kejutan, kali ini dengan cara membuat aplikasi ‘tiruan’ Snapchat, dengan fasilitas pengiriman pesan yang mempunyai masa kadaluarsa. Pesan tersebut nantinya akan terhapus dengan sendirinya dari device pengguna bila telah lewat masa kadaluarsanya. Karena aplikasi semacam itulah Snapchat berhasil dikenal banyak orang tahun ini.

Melihat kesuksesan Snapchat, Facebook tidak tinggal diam. Mereka pun akhirnya membuat Poke, yang langsung gencar dipromosikan menjelang liburan akhir tahun ini. Sepertiny Facebook berharap di masa pergantian tahun ini pengguna Snapchat akan beralih menggunakan Poke. Dan akhirnya, Poke memang berhasil dikenal banyak orang, tapi kemudian langsung mengecewakan para penggunanya.

Saat ini, Poke hanya berada di urutan ke-34 aplikasi terfavorit di US, posisi yang mengecewakan bila kita memandang nama besar Facebook yang ada di belakangnya. Ironisnya, Snapchat, yang seharusnya dimatikan oleh Facebook, malah naik ke peringkat ke-4. Ouriel Ohayon, Founder AppsFire, menegaskan kalau ranking Poke memang tengah berada pada grafik menurun. Poke memang tidak diprediksi akan bertahan sebagai aplikasi papan atas untuk waktu yang lama, tapi aplikasi tersebut justru turun dengan kecepetan yang jauh melebihi perkiraan sebelumnya.

Masalah sebenarnya bukan berada di fitur Poke yang mengalami kegagalan atau kerusakan, tapi lebih kepada kebiasaan para pengguna khusus Facebook yang hampir tak pernah menggunakan fasilitas Snapchat. Mereka tidak terbiasa dengan penambahan masa kadaluarsa bagi foto-foto mereka, dan mereka pun telah terbiasa mengirimkan gambar lewat Facebook Messenger atau WhatsApp.

Begitulah, segala sesuatu yang sedang hype, tidak menjamin kesuksesan ketika kita menirunya. Snapchat telah mempunyai komunitas tersendiri yang terbiasa dengan fungsi-fungsi khusus di aplikasi mereka, karena itulah mereka bertahan, dan komunitas itu jauh berbeda dengan pengguna Facebook yang jumlahnya milyaran.

Facebook sepertinya akan terus mempromosikan Poke, dengan harapan jejaring mereka akan memancing lebih banyak orang untuk menggunakannya. So persistent …

 

 

Sumber Gambar : mashable.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>