Alibaba Bergabung Dengan Meizu, Wujudkan Mimpi Menjadi Apple dari China

Alibaba

Bukan Alibaba namanya kalau berhenti membuat sensasi. Startup raksasa asal China yang dipimpin oleh Jack Ma tersebut kini kian mendekati mimpi mereka sebagai raksasa teknologi dunia. Mereka sadar, kalau untuk itu mereka harus menguasai sebuah pasar yang amat menjanjikan, yaitu pasar smartphone. Dan untuk itu, mereka pun memutuskan untuk bekerja sama dengan produsen smartphone yang juga berasal dari China, Meizu, dan menyuntikkan dana sebesar 590 Juta Dollar (sekitar 7,5 Triliun Rupiah).

Sebelumnya, Alibaba hanya terkenal sebagai raksasa E-Commerce asal China. Lewat berbagai website jual beli seperti Taobao, Tmall, Alibaba.com, dan AliExpress.com, Alibaba pun menguasai 80% transaksi jual beli online yang berlangsung di China. Sukses di negeri sendiri, mereka pun mencoba peruntungan di dunia Internasional dengan memasuki pasar saham Amerika Serikat. Mereka pun juga meraih kesuksesan besar, dengan nilai harga saham yang cukup tinggi, walau masih harus bersaing dengan E-Commerce yang telah lebih dulu berkuasa di sana, Amazon.

Namun mimpi Alibaba tidak berhenti sampai di situ. Mereka tak hanya ingin dikenal sebagai perusahaan e-commerce, namun mereka ingin dikenal sebagai sebuah perusahaan teknologi. Itulah saat Alibaba mulai melirik pasar smartphone sebagai target berikutnya.

“Alibaba ingin mempromosikan sistem operasi mereka, dan ingin bertarung untuk memperebutkan pasar smartphone dunia. Di sisi lain, Meizu adalah salah satu produsen smartphone okal terbaik di China. Jadi, kerjasama ini adalah sesuatu yang wajar.” Itulah yang dikatakan Li Yujie, seorang analis RHB Research Institute yang dirilis oleh Bloomberg Business.

Meizu

Alibaba memang telah menyiapkan sebuah sistem operasi yang bisa menjadi senjata mereka untuk menaklukkan pasar smartphone dunia, YunOS namanya. Sistem operasi ini merupakan pengembangan dari sistem operasi Android yang telah dimodifikasi secara khusus, demi menyatukan berbagai layanan Alibaba dalam sebuah perangkat mobile. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan keuntungan Alibaba dari para pengguna perangkat mobile. Namun mereka punya 1 masalah, mereka bukanlah produsen smartphone. Maka di sinilah Meizu hadir sebagai solusi dari semua masalah Alibaba.

Mimpi Alibaba Menjadi ‘Apple dari China’

Saat ini, ada 2 jenis perusahaan teknologi di China. Yang pertama adalah perusahaan yang fokus dalam pembuatan hardware, seperti Xiaomi, Meizu, Gionee, dan-lain-lain. Dan yang kedua adalah perusahaan teknologi yang fokus dalam pengembangan software dan jual beli online di internet, seperti Alibaba, Baidu, dan semacamnya. Sejauh ini belum ada sebuah perusahaan pun di China yang berhasil meraih kesuksesan di 2 bidang tersebut, software dan hardware, seperti yang telah dilakukan Apple.

Yun OS

Sebagai perusahaan Internet yang terbesar di China (nilai perusahaan Alibaba bahkan lebih besar daripada Facebook), maka sudah sepantasnya kalau Alibaba-lah yang pertama kali menggabungkan 2 sisi teknologi tersebut di tanah Tiongkok. Sebelumnya mereka telah mengakuisisi beberapa startup penting seperti startup layanan QR Code, layanan pemesanan taksi, layanan televisi, layanan mobile gaming, layanan photo editing, dan lain-lain. Puzzle terakhir yang harus mereka lengkapi untuk menjadi perusahaan teknologi yang sesungguhnya adalah dengan mempunyai fasilitas pembuatan smartphone. Meizu pun muncul untuk melengkapi itu semua.

Mengapa Alibaba Memilih Bergabung dengan Meizu, Bukan Xiaomi?

Pertanyaan yang muncul setelah kerjasama Alibaba dengan Meizu adalah, mengapa Alibaba memilih Meizu, yang hanya merupakan produsen smartphone peringkat-13 saat ini di China? Bukankah ada produsen China yang jauh lebih baik, Xiaomi misalnya?

Jawabannya adalah karena Xiaomi telah mempunyai rencana yang rinci tentang apa yang akan mereka lakukan dalam mengembangkan ekosistem smartphone mereka, sehingga akan sulit jika Alibaba bergabung dan berusaha merubah semuanya. Karena itu mereka memilih Meizu, produsen smartphone yang cukup terkenal di China karena desainnya yang menarik.

Berbeda dengan Xiaomi, Meizu nampak masih meraba-raba bagaimana caranya untuk meraih kesuksesan. Selain itu, Meizu juga tidak mempunyai modal yang besar untuk mempromosikan produk mereka. Karena itu, mereka membutuhkan Alibaba untuk mendukung sisi promosi, serta pengembangan fitur-fitur baru di smartphone Meizu. Meizu juga tampaknya tidak akan bermasalah apabila Alibaba ingin memasukkan sistem operasi mereka, YunOS ke dalam device Meizu. Dengan begitu, penggabungan keduanya akan menjadi kerja sama yang saling menguntungkan.

Bagaimana menurut anda?

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>