8-core processor – Sudah Siap?

Samsung tampaknya tidak main-main dengan kompetisi processor untuk smartphone. Vendor yang saat ini berada di garis paling depan di perlombaan smartphone khususnya platform Android tersebut selalu memunculkan handset-handset terbaru dengan spek yang menggiurkan.

Kita masih ingat dengan kemunculan Galaxy S II dengan prosesor dual corenya yang saat itu dunia Android (dan smartphone umumnya) masih berkutat dengan single core processor. Dan yang belum terlalu lama, di saat tren pasar mengejar dengan CPU dual-core, Galaxy S III melenggang dengan cantiknya bersama otak quad-core. So, sekarang pasar sudah mulai catch-up dengan teknologi quad-core, what’s next Samsung?

Seperti yang dilansir slashgear, Samsung (sebagaimana yang dapat ditebak) saat ini tengah menyiapkan otak baru untuk generasi smartphone berikutnya dengan 8-core. Ya, delapan. Tentunya concern konsumen untuk hal tersebut ada dua, yang pertama adalah harga, yang kedua adalah konsumsi energi dari prosesor itu sendiri. Logis jika kita berpikiran bahwa semakin banyak core, maka semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk melakukan komputasi, maka akan semakin pendek umur baterai smartphone.

Tentunya Samsung sebagai produsen prosesor paham benar dengan dilemma ini. Samsung menggunakan teknologi ARM big.LITTLE.architecture yang katanya akan diungkapkan pada 19 Februari mendatang yang memiliki 28nm SoC yang menyandingkan sepasang kluster quad-core: yang pertama untuk power menggunakan inti Cortex A15 dengan clockspeed 1.8GHz, yang kedua untuk efisiensi yang berjalan di 1.2GHz dengan inti Cortex A7.

Katanya lagi, untuk biaya memproduksi chip ini ternyata justru lebih murah, sehingga smartphone berotak 8 nantinya ditargetkan dapat dimiliki dengan harga dibawah $100. Nah, kita lihat saja, apakah Samsung Galaxy S IV yang digosipkan akan memiliki otak 8 core ini nantinya benar-benar bisa melenggang di pasar dengan harga yang lebih menawan? Kalau memang iya, rasa-rasanya lebih baik menunggu sebelum memutuskan membeli/mengupgrade smartphone Anda.

 

 

Kredit gambar: slashgear

 

galihpermadi

Editor aitinesia. Kalo lagi ga sibuk ngurusin aitinesia, biasanya doi sibuk ngurusin badan. Gemar cabang-cabang olahraga menantang seperti Catur dan Monopoli.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>