4 Rahasia Prezi Untuk Menjadi Startup Lokal Berkelas Dunia

Prezi

Bagi yang belum mengenal Prezi, ia adalah sebuah aplikasi berbasis web yang bisa kita gunakan untuk membuat sebuah presentasi yang menarik. Di artikel sebelumnya, saya telah menceritakan bagaimana serunya memakai Prezi. Dengan hanya beberapa langkah singkat, kita bisa menghasilkan sebuah materi presentasi yang lebih menarik dibanding apabila kita membuatnya dengan aplikasi lain, Microsoft PowerPoint misalnya. Prezi mengenalkan kepada kita bagaimana proses zooming (memperbesar atau memperkecil gambar) bisa menjadi sebuah materi presentasi yang keren.

Prezi saat ini sudah begitu terkenal di seluruh dunia. Pengguna mereka telah mencapai 40 juta orang. Dalam daftar Fortune 500 (pemilik neraca saham terbaik di Amerika Serikat), hanya 20% di antaranya yang belum menggunakan Prezi. Uniknya, sebelum menjadi sebuah startup berkelas dunia, mereka hanyalah sebuah startup lokal di sebuah negara kecil di Eropa yang bernama Hungaria. ‘Prezi’ sendiri merupakan kata dalam bahasa Hungaria yang berarti ‘presentasi’.

Adam Somlai-Fischer, Peter Arvai, dan Peter Halacsy membuat sebuah prototype aplikasi yang memanfaatkan Zoomable User Interface (ZUI) pada tahun 2007. Saat itu, belum ada aplikasi yang menggunakan ZUI untuk membuat materi presentasi. Mereka bertiga pun meninggalkan pekerjaan mereka untuk memfokuskan diri mengembangkan ZUI tersebut, yang akhirnya berganti nama menjadi Prezi. Hasilnya, Prezi pun diluncurkan pada bulan April 2009, dan langsung sukses besar. Dalam waktu 5 bulan, mereka sudah bisa hijrah dari Hungaria ke San Fransisco untuk lebih mengembangkan bisnis.

Kantor Prezi di San Fransisco

Kantor Prezi di San Fransisco

Muncul pertanyan di benak kita, apa sih rahasia mereka hingga bisa berubah dari hanya sebuah startup lokal, hingga bisa menjadi startup berkelas dunia dalam waktu yang relatif singkat? Salah satu pendiri Prezi, Adam Somlai-Fischer mencoba menjawabnya.

Tim Yang Solid

Menurut Adam, kita harus mencari partner yang bisa saling memberi inspirasi. Selain itu, kita juga harus membuka diri kepada setiap orang yang ingin bergabung dalam startup kita. Dengan begitu, bisa terbentuk sebuah kerja sama yang solid dan efektif di dalam startup kita.

Berpikir Lebih Keras

Bila anda telah berpikir keras, berpikirlah lebih keras lagi. Apakah ide yang kita dapatkan ini bisa bermanfaat untuk banyak orang, atau tidak? Jika kita hanya melakukan sesuatu yang juga dilakukan oleh startup lain, atau bahkan dilakukan oleh perusahaan lain yang jauh lebih besar, jangan harap kita bisa menang. Bila kita belum menemukan ide yang tepat, jangan khawatir, masih ada banyak waktu untuk kita. Ide yang bagus memang membutuhkan waktu yang panjang dan pemikiran yang matang.

Dapatkan Tanggapan dari Pengguna

Para pembuat startup biasanya terjebak dalam fatamorgana, dengan menganggap kalau startup mereka telah cukup bagus, tanpa mendengar pendapat dari orang lain. Cobalah berkeliling dan perlihatkan produk kita pada orang-orang asing yang kita temui, dengan begitu mereka akan memberikan tanggapan yang jujur tentang produk kita. Ide awal kita mungkin akan dikritik, tapi kritik tersebut bisa kita gunakan untuk menghasilkan produk yang lebih baik.

Teruslah Belajar

Sebuah startup identik dengan keterbatasan modal dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, banyak sekali kasus kegagalan sebuah startup karena mereka tidak mempunyai programmer yang handal, desainer yang mumpuni, dan sebagainya. Solusinya, cobalah mengembangkan diri, hingga kita bisa mengisi posisi tersebut. Pelajari segala hal yang dibutuhkan, sehingga startup kita bisa terus berjalan dengan baik. Saat ini, banyak materi pembelajaran yang tersedia di Internet, menunggu kita untuk membacanya.

Jadi, sudah siapkah anda untuk menjadi startup kelas dunia seperti Prezi?

Sumber: TheNextWeb

Sumber Gambar: logoblink.com, mikeshvora.com

adityahadi

Editor of Aitinesia.com. A Kaskus' Enthusiast who have to read in order to continue his life.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInPinterestGoogle Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>